Terima Kunjungan Pertamina Patra Niaga Kajati Sulsel Siap Kawal Operasional Melalui Pendampingan Hukum
KEJATI SULSEL, Makassar—Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) Sulawesi Selatan, Dr. Sila H. Pulungan, menerima kunjungan silaturahmi jajaran manajemen PT Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi pada Selasa, 9 Juni 2026. Pertemuan strategis yang berlangsung hangat dan konstruktif ini digelar secara langsung di ruang kerja Kajati Sulsel.
Kedatangan delegasi Pertamina tersebut dipimpin oleh Executive General Manager Regional Sulawesi, Deny Sukendar. Ia hadir bersama jajaran manajerial lainnya, yakni Widhi Purbo Nugroho, Mardian, Yuwanda Anugrah, Wawan Ari Isyadi, Ryan Hendra, M. Amroyni Farissi, Andi Ramadhan, serta Lilik Hardiyanto.
Fokus utama dari pertemuan ini adalah membahas upaya penguatan sinergitas dan koordinasi kelembagaan antara kedua instansi. Secara khusus, pembahasan mengerucut pada pelaksanaan kegiatan pendampingan dan pertimbangan hukum melalui kewenangan Jaksa Pengacara Negara (JPN) di Bidang Perdata dan Tata Usaha Negara (Datun).
Merespons kunjungan koordinasi tersebut, Dr. Sila H. Pulungan menyatakan kesiapan institusinya untuk mengawal operasional BUMN tersebut.
“Kami menyambut baik inisiatif sinergi ini. Kejaksaan melalui Jaksa Pengacara Negara pada Bidang Datun senantiasa siap memberikan pendapat maupun pendampingan hukum guna memastikan kelancaran operasional dan memitigasi risiko hukum bagi Pertamina," tegas Kajati Sulsel.
Sebagai perusahaan yang memegang peranan vital dalam mendistribusikan pasokan energi di wilayah Sulawesi, Pertamina dinilai sangat membutuhkan kepastian hukum. Kepastian ini menjadi elemen krusial dalam setiap pengambilan keputusan manajerial, pengelolaan aset, hingga penanganan berbagai kendala teknis di lapangan.
Melalui pendampingan hukum yang berkesinambungan, diharapkan operasional distribusi energi dapat berjalan semakin optimal dan sesuai aturan perundang-undangan. Sinergitas ini sekaligus menjadi wujud komitmen kejaksaan dalam mengamankan objek vital nasional dan mendukung iklim tata kelola perusahaan yang baik.