Melalui Monitoring Supervisi Evaluasi dan Pengarahan di Kejati Bengkulu Plt Sesjamintel Kejagung RI Dorong Penguatan Fungsi Intelijen
Melalui Monitoring, Supervisi, Evaluasi dan Pengarahan di Kejati Bengkulu, Plt. Sesjamintel Kejagung RI Dorong Penguatan Fungsi Intelijen
Bengkulu, 9 Juni 2026. Aula Sasana Bina Karya Kejaksaan Tinggi Bengkulu menjadi saksi pentingnya langkah penguatan intelijen kejaksaan saat Pelaksana Tugas (Plt.) Sekretaris Jaksa Agung Muda Intelijen Kejaksaan Agung Republik Indonesia, Sarjono Turin, S.H., M.H., melakukan kunjungan kerja dalam rangka Monitoring, Supervisi, dan Evaluasi Kinerja Bidang Intelijen Kejaksaan Tinggi Bengkulu, sekaligus memberikan pengarahan strategis kepada seluruh jajaran intelijen kejaksaan se-Provinsi Bengkulu.
Momen tersebut diikuti oleh Kepala Kejaksaan Tinggi Bengkulu, Saiful Bahri Siregar, S.H., M.H., bersama Wakil Kepala Kejaksaan Tinggi Bengkulu, Dr. Muslikhuddin, S.H., M.H., serta dihadiri para Asisten, Koordinator, Kepala Seksi, Jaksa Fungsional, staf Bidang Intelijen Kejati Bengkulu, para Kepala Kejaksaan Negeri, dan Kepala Seksi Intelijen dari seluruh wilayah Bengkulu.
Dalam sambutannya, Kepala Kejaksaan Tinggi Bengkulu Saiful Bahri Siregar menegaskan bahwa kegiatan monitoring dan evaluasi merupakan bagian penting dari sistem pengawasan dan pengendalian manajemen organisasi. Menurutnya, melalui kegiatan tersebut dapat diketahui sejauh mana pelaksanaan program kerja, capaian kinerja, efektivitas pelaksanaan tugas, serta berbagai kendala yang dihadapi di lapangan sehingga langkah-langkah perbaikan dan penyempurnaan dapat dilakukan secara berkelanjutan.
Momentum ini menjadi bagian penting dalam upaya memperkuat peran intelijen kejaksaan sebagai garda terdepan yang bertugas mendeteksi, memetakan, dan mengantisipasi berbagai potensi ancaman, tantangan, hambatan, maupun gangguan yang dapat memengaruhi stabilitas penegakan hukum dan ketertiban masyarakat.
Melalui forum ini, dilakukan evaluasi menyeluruh terhadap capaian kinerja intelijen, identifikasi berbagai tantangan di lapangan, serta penguatan strategi dalam pelaksanaan tugas-tugas intelijen ke depan. Kegiatan tersebut sekaligus menjadi sarana konsolidasi dan penyamaan persepsi guna memastikan setiap kebijakan dan program Jaksa Agung Muda Intelijen dapat terlaksana.